Setelah menjalani kehidupan pesantren selama sebulan, para sasntri kelas X SMA PU Al Bayan Anyer kembali bertemu dengan ayah dan bunda. Kehadiran sosok orang tua dan saudara-saudara yang dirindukan tentu menjadi saat yang dinanti-nanti. Apalagi bagi santri yang sejak acara “masa taaruf” jarang dikunjungi keluarga, pertemuan dengan ayah dan bunda pada Minggu (12/8) dalam acara “nengok bareng” menjadi salah satu yang dapat membangkitkan kembalui semangat mereka untuk menuntut ilmu di pesantren.
Selain bermudifahnya para ayah dan bunda untuk menengok putra-putra terbaiknya, kegiatan tersebut diadakan untuk menjalin silaturahmi antara wali santri dan dewan ustaz dengan berkumpul di masjid Nurur Rahman. Acara pertemuan tersebut dimulai sejak pukul 09.30 diawali dengan tilawah oleh Ustaz Amin dan sambutan dari Kepala SMA PU Al Bayan Anyer, Bapak Ustaz Deden Ramdani, S.Pd. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan kebijakan-kebijakan sekolah terkini seputar pembayaran uang saku, aturan-aturan, perkembangan persipan pelaksanaan qurban, sampai rencana kegiatan sekoloah yang akan dilaksanakan.
Pada cara yang berjalan dalam susana santai tersebut, terjadi dialog interaktif yang banyak membincang seputar pelayanan dan perkembangan paran santri selama sebulan ini. Banyak masukan dan saran yang konstruktif, mulai dari fasilitas, pelayanan, pola pembelajaran, tata tertib, sampai menyoal penangan bencana di Al Bayan. Setelah acara selesai, giliran para wali santri bersama para mentor dan wali kelas berkonsultasi untuk mengetahui perkembangan putra-putra tercinta selama lebih dari sebulan tinggal di Pesantren Al Bayan Anyer.