Santri Al Bayan Dilatih Tanggap Bencana

Bencana datang tanpa bisa diduga. Termasuk bencana gempa bumi dan tsunami yang belakangan ini melanda beberapa daerah di tanah air. Setiap orang tentu khawatir jika bencana terjadi di daerah tempat bermukim. Untuk mengantisipasi datangnya bencana, setiap kita harus memiliki kesigapan agar tak terjadi kepanikan yang dapat menimbulkan banyak korban jiwa.

Sebagai upaya untuk dapat mengenalkan para siswa mengenai tindakan saat terjadi bencana, SMA PU Al Bayan Anyer bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Serang menggelar simulasi tanggap bencana gempa dan tsunami, Jumat (2/11/2018) yang berlangsung sejak pukul 10 WIB. Selain siswa, kegiatan ini diikuti pula oleh dewan guru.

Pada kegiatan tersebut, BNPB Kabupaten Serang memberikan materi tentang wawasan kebencanaan. Salah seorang fasilitator, Joni memberi pemahaman tentang segi tiga kehidupan. Hal ini berkaitan dengan hal yang bisa dilakukan apabila tengah berada di dalam ruangan saat terjadi gempa, yakni menyandarkan tubuh di dinding. Hal lain juga dapat dilakukan dengan melindungi kepala dengan kedua tangan atau bisa juga dengan helm–jika tersedia, sampai berlindung di bawah meja untuk melindungi diri dari reruntuhan.

Pada siang harinya selapas duhur, fasilitator dari BNPB Kabupaten Serang mengarahkan semua siswa berkumpul di lapangan sekolah. Ketika itu disimulasikan tentang cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa dan tsunami. Terdengan bunyi sirine yang seolah tengah terjadi tsunamu. Seluruh siswa dan guru yang di lapangan berlari menuju jalur evakuasi dan naik ke daratan yang lebih tinggi di sekitar masjid Nurul Mahmudah.

Semoga dengan simulasi ini para siswa dan dewan guru sudah lebih siap menghadapi bencana yang sebetulnya tidak diharapkan. Dengan cukup bekal pengetahuan, semiga bisa menghadapi bencana dan menghindari korban jiwa.

Bagikan :

WhatsApp
Facebook
Threads
Telegram

© 2018 - 2018 Al Bayan Anyer

selamat Datang di laman kami