Santri membutuhkan suasana lain yang bisa membuat rehat pikiran dari rutinitas pembelajaran. Mengisi waktu libur pada Minggu (1/3), sekolompok santri Al Bayan Anyer melakukan kegiatan rihlah ke Desa Sikulan Kecamatan Jiput Kabupaten Pandeglang. Tepatnya di Gunung Aseupan yang merupakan satu di antara tiga puncak gunung di Banten yang disingkat menjadi akarsari (Aseupan, Karang, Pulosari).

Kegiatan outdoor ini diikuti santri dengan riang gembira. Bagaimana tidak, selain menjadi katarsis dari rutinitas belajar di sekolah, mereka mendapat pengalaman yang berkesan. Mereka pun belajar menjaga kebersihan lingkungan, menjaga tutur kata dan perilaku, serta meningkatkan rasa kebersamaan.

Santri yang berangkat rihlah berjumlah dua puluh orang bersama pembina dan seorang guide lokal. Mereka mendaki Gunung Aseupan yang memiliki ketinggian 1174 MDPL. Meski ketinggiannya hanya ribuan, tetapi jalur yang dilalui sangat menantang: curam dan terjal serta menguras tenaga. Tak heran jika santri memerlukan waktu lama untuk sampai di puncak. Sejak mulai pendakian pukul 10 WIB, mereka baru sampai di puncak pukul 16 WIB.

 

Selamama pendakian mereka disuguhkan panorama hijau gunung yang masih rimbun dan lebat. Seraya menikmati pemandangan alam yang indah, mereka diajak mentadaburi alam, memaknai keindahanalam sebagai tanda-tanda kebesaran-Nya. Santri dapat belajar merefleksikan ayat-ayat kauniyah (alam semesta) dengan ayat-ayat qauliyah. Hal ini tidak lain untuk mengambil ibrah dari penciptaan alam semesta sehingga bertambah keimanan, rasa syukur, dan kecintaan kepada Allah SWT dan ciptaannya.

Santri Al Bayan Anyer Rihlah Tadabbur Alam ke Gunung Aseupan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *