Meski merayakan Iduladha di tengah pandemi COVID-19, semangat para santri tak luntur. Mulai dari takbiran, salat id, sampai melaksanakan prosesi qurban, mereka ikuti dengan antusias. Pun dengan para assatiz dan karyawan. Sehari sebelum Hari Raya Iduladha tiba, mereka menyiapkan berbagai hal. Mulai dari membersihkan berbagai area terutama masjid dan lokasi penyembelihan, menyiapkan peralatan, dan lain sebagainya.

Pelaksanaan shalat Iduladha di Masjid Nurul Mahmudah diimami oleh Al-Ustaz Didi Charmidi, Lc. dan Al-Ustaz Arif Rachman Hakim, S.Pd.I. sebagai khotib.

Setelah salat Id, dilaksanakan prosesi penyembelihan hewan qurban. Ada 27 hewan kurban yang disembelih, yaitu 27 ekor kambing dan 2 ekor sapi. Para assatiz, karyawan, dan santri pun bersama-sama melaksanakan prosesi penyembelihan hewan qurban, menguliti, mencacah, dan mengemasnya yang kemudian didistribusikan kepada warga sekitar dan keluarga Al Bayan Anyer.

Di akhir acara, mereka mengolah dan menyate daging qurban, diakhiri makan bersama di lapangan. Hal ini tentu menambah keakraban keluarga besar Al Bayan Anyer dan memberikan kesan tersendiri bagi para santri.

Muhamamd Raihan Kamil bercerita bahwa tahun ini suasana Iedul Adha terasa berbeda. Pasalnya, ia kini melalui Iedul Adha bersama keluarga baru di Al Bayan Anyer. “Biasanya lebaran kumpul bersama keluarga. Tapi aku tetep seneng kok soalnya bisa lebaran di sini bersama teman-teman dan para Ustaz dan Ustazah,” kata salah satu santri baru itu.

Suka Cita Iduladha di Al Bayan Anyer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *