OSIS SMA PU Al Bayan Anyer bersama Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Provinsi Banten melalukan penggalangan dana bertajuk “gelar sorban”. Kegiatan ini dilakukan untuk mengumpulkan dana bagi korban gempa Lombok yang terjadi di Lombok Timur dan Lombok Utara pada 5 Austus 2018. Selain untuk membantu meringankan beban, penggalangan dana ini juga sebagai bentuk solidaritas terhadap korban gempa. Sepeti yang diungkapkan Hengky, sekretaris BSMI Provinsi Banten. “Gelar Sorban ini merupakan tradisi masyarakat yang turun-temurun yang sudah ada sejak dahulu dalam menghimpun sumbangan dari masyarakat sebagai bentuk solidaritas antar sesama. Ini merupakan budaya luhur yang sangat baik untuk mengetuk dan melembutkan hati dalam memupuk jiwa sosial.”
Penggalangan dana sendiri dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya melalui sounding ke media sosial sehingga banyak yang memberikan infak terutama dari wali santri. Sabtu malam (11/08/18) selepas salat magrib merupakan puncak pengumpulan dana. Acara di awali dengan orasi penyampaian kondisi terkini bencana alam lombok dan aktivitas relawan BSMI yang di sampaikan oleh Ustaz Hengky. Dalam kesempatan itu ia mengungkapkan, kerusakan paling parah terjadi di Lombok Timur dan Lombok Utara. “Banyak korban dan sarana prasarana rusak parah, aliran listrik mati, kekurangan air bersih, dan supply logistik yang mengalami banyak kendala memperburuk keadaan di sana,” ujarnya. Ia menambahkan, tim BSMI Banten bersama dan pusat mengirim tim medis untuk membawa obat-obatan, logistik, dan tanda tiup.
Acara yang digelar di Masjid Nurul Mahmudah itu dihadiri oleh sekitar 200 santri Al Bayan dan Ust. Deden Ramdani, S.Pd, Kepala SMA PU Al Bayan Anyer berserta para dewan guru. Di tengah acara, OSIS bersama BSMI Provinsi Banten memggalang dana dari para santri dan dewan guru. Beberapa siswa kelas XII berkeliling membawa sorban yang di bentuk menjadi kantong menggalang donasi pada para peserta yang hadir. Dari acara ini terkumpul dana sebesar Rp.5.600.000,- Donasi diserahkan langsung oleh Ustaz Deden kepada pihak BSMI Prov. Banten yang diwakili oleh Ustaz Hengky.
Sementara itu, koordinator acara, Ustaz Anton menyampaikan pesan kepada para santri. “Acara ini sebagai upaya kita membantu menyambung asa dan semangat kemanusiaan serta kepedulian kalian kepada sesama tanpa memandang suku, agama, atau golongan di pulau seribu masjid. Maka berikanlah infaq terbaik kalian untuk meringankan saudara-saudara kita di sana,” ujarnya yang di sambut takbir para santri.