Ratusan siswa SMA Pesantren Unggul Al Bayan Anyer mengikuti kegiatan study tour ke berbagai tempat. Kegiatan rutin tahunan itu diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII selama lima hari, Senin–Jumat (25-29/11/2019). Masing-masing kelas memiliki tempat tujuan yang berbeda-beda. Kelas X ke Semarang dan Jogja; Kelas XI ke Singapur, Johon, dan Kuala Lumpur; sedangkan kelas XII ke Pahawang dan Teluk Kiluan.
Salah satu guru pendamping sekaligus ketua pelaksana study tour, Ustadz Yoga Nurbudianto, S. Pd. mengemukakan, kegiatan rihlah ini tidak sekadar kegiatan kebersamaan dan rekreasi, melainkan juga orientasi siswa terhadap dunia kampus karena selama study tour mereka mengunjungi berbagai kampus.
“Dunia kampus diperkenalkan kepada seluruh siswa sejak dini agar para siswa mempunyai wawasan tentang kehidupan kampus dan dunia perkuliahan,” ujarnya. “Selain itu, mereka akan mempunyai gambaran yang jelas tentang jurusan dan kampus yang dipilih usai lulus kelak.
Adapun kampus yang dikunjungi dalam kegiatan tersebut yaitu Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Gajah Mada (UGM), Universiti Teknik Malaysia (UTM), dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Adapun tujuan kunjungan kampus ini untuk menggali informasi mengenai berbagai prodi dan jalur masuk serta seleksi di kampus. Dengan bertambahnya informasi, peluang siswa diharapkan semakin besar diterima di perguruan tinggi negeri dan swasta favorit.
Selain ke kampus, rombongan singgah pula ke berbagai obyek wisata, di antaranya Candi Boobudur yang dikunjungi oleh rombongan kelas X.
Fikri Arrafi yang mengikuti study tour ke Yogyakarta mengaku bahwa banyak manfaat yang bisa ia dapatkan. “Kami mengunjungi situs sejarah Candi Borobudur. Di sana kita bisa langsung melihat dengan jelas bagaimana bentuk candinya yang unik, serta relief-relief yang terukir di sepanjang dindingnya,” papar siswa kelas X itu.
Sementara itu, kelas XI melakukan city tour Singapura ke Merlion park, Sentosa Island, Masjid Sulthan, dan Orchard Road. Setelah itu, mereka ke negeri serumpun, Malaysia. Pertama, mereka menuju Johor untuk berkunjung ke Little India, lalu ke Kuala Lumpur. Di sana mereka berkesempatan mengunjungi Harriston Cokelat, lalu ke bersilaturahmi dengan saudara sebangsa di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dan melakukan pertandingan persahabatan futsal dan basket. Tour Malaysia diakhiri dengan mengunjungi Menara Petronas dan mengabadikannya dengan berswafoto dengan latar menara kembar yang menjadi ikon kebanggaan Malaysia. Setelah kembali ke tanah air, rombongan mampir ke Putra Jaya yang menjadi pusat administrasi Negara Malaysia.
Di tempat lain, kelas XII tak kalah serunya melakukan study tryp ke Sumatera, yakni Pulau Pahawang dan Teluk Kiluan. Mereka berkesempatan menikmati indahnya pasir pantai di Pulau Pahawang dan melihat keindahan bawah lautnya. Selain itu, mereka mengarungi perairan di Teluk Kiluan dan melihat iringan lumba-lumba liar di depan mata.
Ustadz Aries Saputra, S. Pd. memaparkan study tour sebagai alternatif belajar untuk mengobati kejenuhan ketika belajar di dalam kelas. “Penting buat liburan, ibaratnya sambil menyelam minum air. Tidak cuma jalan-jalan, tapi kami belajar di tempat-tempat yang kami kunjungi dan melakukan audiensi ke berbagai kampus sekaligus sebagai orientasi siswa untuk mengenal dunia kampus,” tukasnya.



